Jalur Alternatif menuju pantai santolo sayangheulang

Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan Pantai Santolo sayangheulang pameungpeuk garsel, Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang lembut dan memanjang dan hamparan karang dari barat ke timur. Di sana terdapat tempat berlabuh dan berkumpulnya para nelayan tradisional. Selain itu di kawasan pantai ini juga terdapat sebuah stasiun tempat peluncuran roket milik LAPAN (Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional.

Pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang tenang, tepatnya di Pulau Santolo sayangheulang Di sini terdapat muara Cilauteureun yang cukup populer. Mengapa dinamakan Cilauteureun? Ini asal kata dari bahasa Sunda: Cilaut (air laut) dan eureun (berhenti) karena air laut di muara ini bergerak bukan menuju laut, melainkan kembali lagi ke arah muara. Konon peristiwa alam yang langka ini hanya bisa ditemukan di dua tempat, yakni di Santolo dan Prancis.

Rute ke Pantai Santolo/Pameungpeuk

1. Jalur Cileunyi – Garut – Pameungpeuk

Keindahan Pantai Santolo sayangheulang terdapat di Kecamatan Cikelet yang berjarak kurang lebih 80 km dari Kota Garut. Anda dapat menempuhnya dengan perjalanan membawa kendaraan kurang lebih 3,5 jam.

Di tengah perjalanan, Anda akan melewati keindahan alam di sepanjang jalan yang berkelok-kelok. Anda akan menemukan hampar teh dan juga kawasn hutan sepanjang perjalanan ke objek wisata alam yang terkenal di Jawa Barat ini. Jika Anda dari Jakarta, keluar tol Cileunyi kemudian ke arah Cicalengka dan di Nagreg Anda tinggal belok kanan ke arah Garut.

Jika Anda ingin menggunakan angkutan umum, bisa berangkat dari Terminal Guntur, Garut. Dari sana, Anda bisa menggunakan angkutan umum elf jurusan Pameungpeuk. Sementara jika Anda berangkat dari daerha Cileunyi/Rancaekek dapat menggunakan angkutan elf (mikrobus) menuju Cikajang lalu dilanjutkan ke arah Pamengpeuk.

2. Rute Bandung – Pengalengan – Cisewu – Rancabuaya

Anda bisa melewati jalan pegunungan berkelok-kelok yang cukup mulus. Anda bisa melewati jalan ini dari arah Dayeuhkolot – Banjaran – Pangalengan – Cisewu – Rancabuaya. Lebar jalan sekitar empat meter. Namun, sepanjang perjalanan, Anda bisa menikmati Pemandangan kiri kanan jalan yang indah untuk dinikmati. Kondisi jalan memang sedikit menantang karena sebagian besar berada di tepi gunung, plus bahu jalan yang sempit. Jadi untuk berpapasan, kendaraan harus agak menepi.

3. Rute Ciwidey – Rancabali – Cidaun – Rancabuaya – Bungbulang – Pameungpeuk
Jarak tempuh lumayan jauh dan belum ada kendaraan umum, tapi pemadangan di sekitar lebih bagus. Dengan menggunakan rute ini, Anda dapat menikmati pemandangan alam dari kebun teh, sungai, hutan, hamparan sawah, hingga air terjun.

6,112 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

  • adnantonggoh

    pengen kesana

    • http://rulyaperta.ga/ Ruly A

      Yu Sini Kang …